Masalah Depresi Jadi Pembahasan Seminar Ilmiah FK UMI

Seminar 21 2

Clinical Education Unit (CEU) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI), kembali menggelar seminar ilmiah, di Aula Gedung FK UMI, Sabtu (17/3/2018).

Seminar yang diikuti sekitar 200-an Mahasiswa Program Profesi Dokter (MPPD) ini rutin dilakukan dengan mengangkat tema yang berbeda-beda. Kali ini, tema yang dibahas yakni gangguan depresi.

Sebagai pemateri pertama, Dr. Ham Fransiscus menjelaskan, gejala utama dari gangguan afektif bipolar yang merupakan salah satu jenis gangguan mental yakni perubahan suasana perasaan. Misalnya, kehilangan minat untuk melakukan aktivitas, konsentrasi berkurang, tidur tidak nyenyak dan adanya rasa pesimis.

“Diagnosis gangguan bipolar ini ada tiga bagian, yakni gangguan bipolar I, gangguan bipolar II dan gangguan siklotimik,” katanya.

Ia menjelaskan, gangguan bipolar I itu jika seseorang mengalami episode manik, dan ada/atau tidak ada episode hipomanik. Gangguan bipolar II, seseorang mengalami episode hipomanik dan depresi, tidak ada episode manik, serta gangguan siklotomik jika seseorang mengalami bentuk gangguan bipolar yang lebih ringan, mood swing dari hipomanik dan depresi.

Episode manik sendiri merupakan hal yang muncul pada mereka yang mengalami bipolar. Episode ini akan muncul bergantian dengan episode depresif dari mereka yang mengalami bipolar. Salah satu contohnya yakni, orang tersebut memiliki dorongan atau impuls energi yang sangat kuat, serta seringkali terlihat seperti orang yang sedang mengamuk.

“Penanganannya bisa melalui psikoterapi, rehabilitasi psikososial, Membutuhkan dukungan dari orang disekitar, serta pola hidup yang sehat,” jelasnya.

Masalah Depresi Jadi Pembahasan Seminar Ilmiah FK UMI

Sementara itu, Dr. Saidah sebagai pemateri kedua menjelaskan terkait gangguan psikotik, yakni gangguan mental organik. Dimana, penderitanya akan mengalami gangguan susah tidur, dan gangguan psikotik fungsional.

“Seorang dokter harus tahu tangani ini, karena kasus seperti ini banyak ditemui. Gangguan mental ini disebabkan oleh kerusakan sel atau trauma pada otak, bisa juga disebabkan oleh penyakit atau ketidakseimbangan nutrisi,” jelasnya.

“Pengobatan delirium biasa dilakukan di Rumah Sakit sehingga dapat dipantau perkembangannya dan diberikan terapi obat,” sambungnya.

Masalah Depresi Jadi Pembahasan Seminar Ilmiah FK UMI

Sementara itu, Dekan FK UMI, Prof. Syarifuddin Wahid mengatakan, seminar ini wajib dihadiri semua coass. Ia pun berharap, kegiatan ini bisa berguna untuk peserta seminar pada saat ujian kompetensi dokter mendatang.

“Materi-materi yang disajikan pada seminar, merupakan kompetensi dokter umum yang sering diujikan pada soal-soal ujian kompetensi dokter,” ungkap Syarifuddin.

Berdasarkan pantauan, pihak panitia juga memberikan kesempatan bagi peserta seminar, untuk mengajukan pertanyaan, baik yang berhubungan dengan tema yang dibahas, maupun pertanyaan seputar penyakit dalam lainnya.

Blog Attachment

Leave us a Comment